Jakarta Utara – Patroli gabungan yang melibatkan Tim Patra Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengamankan senjata tajam jenis celurit saat menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, Kamis (11/6/2026) dini hari. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi tawuran, kejahatan jalanan, dan aksi kriminalitas lainnya.
Saat melintas di kawasan Jalan Yos Sudarso, petugas mendapati tiga remaja yang berboncengan menggunakan sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Ketika dilakukan pengejaran, para remaja tersebut membuang satu bilah celurit sebelum melarikan diri. Senjata tajam yang ditinggalkan berhasil diamankan petugas guna mencegah penyalahgunaan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan patroli gabungan menjadi langkah preventif yang terus diperkuat untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat pada malam hari. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
“Patroli dini hari akan terus kami tingkatkan sebagai langkah preventif untuk mencegah tawuran, kejahatan jalanan, dan berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya. Keberhasilan mengamankan senjata tajam ini menunjukkan pentingnya kehadiran personel di lapangan guna menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Henik Maryanto.
“Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, personel Brimob juga hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tambahnya.
Patroli kemudian dilanjutkan ke sejumlah ruas jalan di wilayah Koja, Kelapa Gading, Sunter, Papanggo hingga Warakas. Di sela kegiatan patroli, personel membantu seorang warga yang saat dilakukan pemeriksaan mengeluhkan sakit perut, keram, dan sesak napas. Untuk memastikan kondisinya mendapat penanganan yang tepat, petugas segera membawa warga tersebut ke RS IHC Port Medical Center.
Hingga patroli berakhir menjelang pagi, situasi di wilayah Jakarta Utara terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol lainnya. Masyarakat diimbau untuk terus menjaga ketertiban lingkungan serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat ditangani dengan cepat.
