SERANG — Kekacauan lalu lintas terjadi di pertigaan Kepandean, Kota Serang, Kamis (13/11/2025), setelah lampu merah di simpang utama itu mati total diduga akibat korsleting listrik. Ironisnya, tak satu pun petugas Dishub maupun polisi lalu lintas terlihat di lokasi untuk mengatur arus kendaraan yang menumpuk.

Pantauan tim Nyali.ID, antrean kendaraan mengular dari arah Jalan Serang–Cilegon hingga Ciracas, membuat pengendara frustrasi di tengah padatnya jam pulang kerja.

“Saya sudah hampir satu jam macet dari arah Legok. Lampu merahnya mati, tapi enggak ada petugas yang ngatur. Ini bikin telat pulang,” ujar Rian, salah satu pengguna jalan yang terjebak macet.

Situasi di lapangan tampak semrawut. Kendaraan dari tiga arah berebut jalan tanpa kendali. Beberapa pengendara motor bahkan nekat melawan arus demi keluar dari kemacetan.

Warga mengeluhkan lambannya respons dari instansi terkait. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanda-tanda perbaikan maupun petugas yang datang untuk mengurai kemacetan.

“Masalah seperti ini seharusnya bisa cepat direspons. Jangan tunggu viral dulu baru turun tangan,” kata salah satu warga yang kesal melihat kondisi lalu lintas di lokasi.

Kondisi ini menambah daftar panjang buruknya manajemen lalu lintas di Kota Serang. Lampu lalu lintas mati bukan pertama kali terjadi, tapi penanganannya selalu lambat dan tanpa evaluasi nyata