Blitar – SMP Negeri 4 Kota Blitar dengan tegas membantah dan meluruskan seluruh narasi tidak akurat serta tuduhan keliru yang beredar luas di media sosial dan beberapa platform berita terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pekan ini. Sekolah menegaskan bahwa semua informasi yang menyudutkan pihak sekolah sebagai aktor utama dalam pengambilan keputusan teknis penyaluran MBG merupakan informasi yang salah dan menyesatkan publik.
Kepala SMPN 4 Kota Blitar, Dijah, dalam keterangannya, menjelaskan posisi dan peran sekolah dengan sangat jelas. “SMPN 4 Blitar hanyalah sebagai penerima manfaat dari Satuan Penyelenggara Pangan dan Gizi (SPPG). Segala keputusan mengenai menu, bentuk penyajian, jadwal pengiriman, dan teknis distribusi, mutlak menjadi wewenang dan tanggung jawab penuh SPPG. Kami di sekolah hanya menerima dan menyalurkan apa yang mereka kirimkan,” tegas Dijah, selasa (9/12)
Lebih lanjut, Dijah membantah keras bahwa sekolah mengabaikan tanggung jawab. “Justru dengan segera mengkomunikasikan informasi dari SPPG kepada orang tua melalui grup kelas, kami menunjukkan komitmen pada transparansi. Kami juga memberikan opsi kepada siswa yang memiliki kondisi khusus untuk membawa bekal sendiri, sebagai bentuk perhatian pada kebutuhan individual,” jelasnya.
