Blitar– Guna memastikan transparansi pelayanan dan kesiapan menyongsong operasi penegakan hukum nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi intensif bertajuk “Polantas Menyapa”, Acara yang berlangsung dinamis dengan fokus utama pada penyampaian informasi terkait Standar Pelayanan Tarif Resmi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di bidang lalu lintas serta sosialisasi menyeluruh mengenai Operasi Zebra 2025.

Kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Melalui metode interaktif, personel Satlantas secara aktif mendialogkan setiap detail tarif resmi untuk berbagai jenis pelayanan, seperti penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan registrasi kendaraan bermotor. Tujuannya jelas memutus mata rantai praktik pungutan liar (pungli) dengan membekali masyarakat pengetahuan yang tepat. Masyarakat diharapkan dapat menghitung sendiri biaya resmi setiap layanan, sehingga mampu melindungi diri dari potensi penipuan.

Sosialisasi Operasi Zebra 2025 juga menjadi porsi utama. Satlantas memaparkan sejumlah fokus penindakan yang akan diperketat pada operasi nasional tahun ini, seperti pelanggaran terhadap pejalan kaki, pengendara yang tidak menggunakan helm dan sabuk keselamatan, serta bahaya mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan penggunaan telepon seluler. Materi ini disampaikan dengan data statistik kecelakaan dan visualisasi dampak pelanggaran untuk meningkatkan kesadaran.

Dalam keterangan, Kasat Lantas Polres Blitar Kota, melalui Kasi Humas Iptu Samsul Anwar, menegaskan komitmen institusinya. Program “Polantas Menyapa” ini erupakan bentuk komitmen nyata Satlantas Polres Blitar Kota dalam membangun pelayanan yang transparan dan berintegritas. Kami menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam pengawasan tarif resmi PNBP. Dengan pengetahuan yang sama, praktik pungli dapat kita basmi bersama,” tegas Samsul, Jumat (12/12).

Lebih lanjut, mengenai Operasi Zebra 2025, Samsul menyampaikan, “Operasi Zebra 2025 bukan sekadar tentang penindakan. Esensinya adalah membangun budaya disiplin berlalu lintas yang berkelanjutan. Sosialisasi yang kami lakukan hari ini adalah investasi keselamatan. Kami akan melakukan penegakan hukum secara konsisten dan tegas terhadap setiap pelanggaran, tetapi harapan terbesar kami adalah partisipasi aktif masyarakat untuk mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujarnya.