Jakarta – Guna meringankan warga yang terdampak banjir, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mendirikan dapur umum di wilayah Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. Dapur lapangan ini dibangun sebagai respons cepat terhadap kondisi puluhan warga yang terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terendam air.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa pendirian dapur umum ini merupakan bentuk kepedulian dan bantuan nyata bagi korban bencana. “Pembagian makanan tersebut bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, khususnya mereka yang masih berada di lokasi pengungsian maupun di sekitar area bencana. Mobil dapur lapangan disiagakan untuk menyediakan makanan siap saji secara cepat dan higienis,” ujar Kombes Henik.
Pada operasi kemanusiaan ini, Dapur Lapangan Batalyon B Pelopor menyediakan 525 porsi nasi goreng telur lengkap dengan air minum. Distribusi makanan dilakukan secara terpusat di tiga titik pengungsian di sekitar Asrama Polairud, yaitu Klinik Pratama Ditpolair, Mess Dokter Ditpolair, dan Masjid Al-Hidayah.
Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Eko Supriyanto, S.H., menambahkan bahwa kehadiran dapur lapangan ini merupakan bagian dari komitmen pengabdian kepada masyarakat. “Melalui dapur lapangan ini, kami ingin memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan bantuan makanan yang layak. Ini adalah wujud komitmen dan pengabdian Batalyon B Pelopor Satbrimob PMJ untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kemanusiaan,” jelas Eko Supriyanto.
Kegiatan pembagian makanan berjalan dengan lancar dan kondusif, mendapat sambutan positif dari warga yang mengungsi. Dengan semangat kemanusiaan dan pengabdian tanpa batas, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya terus berkomitmen hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya di saat-saat darurat seperti bencana banjir yang melanda Jakarta Utara.
