Jakarta – Patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur kembali menunjukkan efektivitasnya dalam Operasi Pekat Jaya 2026. Kali ini, tim berhasil membubarkan aksi pesta minuman keras (miras) yang melibatkan belasan remaja di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Kamis (12/2/2026) dini hari.
Aksi cepat petugas dilakukan setelah menerima laporan masyarakat mengenai sekelompok remaja yang berkumpul dan menggelar pesta miras di depan Gerbang SDN 01 Kramatjati. Tim yang tiba di lokasi langsung mengamankan 13 orang remaja, terdiri dari 10 pemuda dan 3 pemudi.
Dari lokasi kejadian, petugas menyita total 17 botol minuman keras. 6 botol di antaranya telah habis dikonsumsi, sementara 11 botol lainnya masih dalam kondisi utuh dan belum dibuka. Seluruh pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Eko Supriyanto, S.H., mengungkapkan keprihatinannya, terutama atas keterlibatan tiga orang wanita dalam pesta miras tersebut. “Kami mengingatkan pentingnya peran orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar dalam mengawasi aktivitas anak-anak agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan situasi kamtibmas tetap terjaga,” ujarnya.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli preventif dan responsif akan terus ditingkatkan. “Patroli preventif dan responsif terus kami tingkatkan demi menjaga stabilitas keamanan wilayah,” sebutnya.
Operasi Pekat Jaya 2026 sendiri merupakan langkah konkret Polri dalam menekan berbagai gangguan kamtibmas seperti tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, termasuk pesta miras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas.
Polri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110. Sinergi antara kepolisian dan warga diharapkan dapat memperkuat situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Jakarta Timur.
