Jakarta – Patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Patroli Presisi Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan rencana tawuran yang akan dilakukan sekelompok remaja di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Selasa (17/02/2026) malam.

Berawal dari laporan warga yang melihat adanya ajakan tawuran melalui siaran langsung di media sosial. Tim patroli yang menerima informasi segera bergerak menuju lokasi yang dicurigai.

Namun, saat petugas tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), para remaja yang akan tawuran telah membubarkan diri setelah mengetahui kedatangan patroli. Akibatnya, dua unit sepeda motor ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya di lokasi.

Tim kemudian mengamankan kedua kendaraan roda dua tersebut sebagai barang bukti. Seluruh kendaraan selanjutnya diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur. Pihak kepolisian memberikan kesempatan kepada pemilik kendaraan untuk mengambil motor mereka dengan membawa kelengkapan surat-surat kendaraan yang sah.

Patroli Rayonisasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini menyasar titik-titik strategis dan lokasi yang berpotensi menjadi tempat gangguan kamtibmas, termasuk simpang jalan utama dan area yang kerap dijadikan tempat berkumpul remaja pada malam hari.

Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Eko Supriyanto, S.H., mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada. “Kami mengingatkan para orang tua untuk mengawasi pergaulan dan kegiatan anak-anaknya terutama pada malam hari sehingga mereka tidak terlibat perbuatan melanggar hukum. Selain itu, para orang tua juga harus menjaga anaknya dari pergaulan dan pengaruh lingkungan negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” tegas Kompol Eko.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk nyata pelayanan Polri. “Kegiatan patroli KRYD ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi, terutama pada malam hingga dini hari,” sebutnya.

Polri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110. Dengan kehadiran personel Brimob di lapangan, wilayah Jakarta Timur diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman, sekaligus turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.