BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menggelar kegiatan Media Gathering bersama para perwakilan insan media di wilayah kerja Imigrasi Ngurah Rai pada
Rabu (6/5).
Bertempat di Aula Kantor Imigrasi Ngurah Rai, acara ini diselenggarakan
dengan tujuan utama meningkatkan sinergi serta menjalin kerja sama yang harmonis antara jajaran Imigrasi dengan media massa.
Pertemuan ini menjadi momentum spesial karena merupakan media gathering pertama yang dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Ngurah Rai sejak periode pasca pandemi.
Selain
sebagai wadah silaturahmi, kegiatan ini menjadi ruang komunikasi dua arah untuk memperkuat keterbukaan informasi publik.
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, dalam sambutannya menekankan
komitmen instansi untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian.
Hal ini mencakup pemeriksaan keimigrasian di Bandara I Gusti Ngurah Rai, pengawasan
keimigrasian terhadap Warga Negara Asing (WNA) guna menjaga ketertiban dan keamanan di Bali, hingga melaksanakan pelayanan prima bagi Warga Negara Indonesia (WNI) maupun WNA.
“Kami menyadari bahwa dukungan rekan-rekan media sangat krusial dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi ini kami berharap proses pelaksanaan tugas keimigrasian dapat berjalan lebih optimal, lancar, dan efisien.
Terima kasih atas perhatian dan kerja sama yang terjalin selama ini; semoga sinergi ini memberikan manfaat besar bagi jajaran Imigrasi Bali dan
khususnya Imigrasi Ngurah Rai,” ujar Bugie.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali,
Felucia Sengky Ratna, yang turut menjadi tamu undangan memberikan apresiasi tinggi atas
terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menegaskan bahwa media adalah mitra strategis dalam
membangun transparansi dan kinerja jajaran Imigrasi di Bali.
“Kegiatan ini adalah wadah silaturahmi sekaligus ruang komunikasi untuk
membangun keterbukaan antara jajaran Imigrasi Bali dengan rekan-rekan media.
Kami berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen kami
untuk terus memperbaiki kinerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Hubungan yang harmonis adalah kunci utama dalam mengawal kebijakan
keimigrasian di Bali,” ungkap Sengky.
Acara ditutup dengan sesi tamah dan diskusi interaktif, di mana rekan-rekan media dipersilahkan memberikan saran serta masukan yang membangun.
Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Kantor Imigrasi Ngurah Rai dalam menciptakan pola komunikasi yang lebih efektif dan memperkuat okosistem informasi yang sehat di wilayah Bali.
