LEBAK – Seorang warga dilaporkan hilang diduga tenggelam di Sungai Cisimeut, Kampung Pariuk Lebak, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak Banten. Sabtu 09/05/2026.

Kapolsek Rangkasbitung Polres Lebak, AKP Henri Sinaga, SH langsung turun ke lokasi bersama Camat Kalanganyar Drs. Apip Saepudin untuk memantau sekaligus memimpin proses pencarian korban di aliran Sungai Cisimeut.‎‎

AKP Henri Sinaga mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya warga yang diduga tenggelam.‎‎

“Hari ini kami dari Polsek Rangkasbitung bersama Camat Kalanganyar dan instansi terkait melaksanakan kegiatan monitoring dan pencarian terhadap warga yang diduga tenggelam di Sungai Cisimeut,” ujar AKP Henri Sinaga di lokasi kejadian.

‎‎Dalam proses pencarian tersebut, Polsek Rangkasbitung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lebak, Basarnas Provinsi Banten, serta relawan yang ikut melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.‎‎

Di sela kegiatan pencarian, Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya terhadap anak-anak yang bermain di sekitar bantaran sungai.

‎‎”Kami juga mengimbau kepada warga yang memiliki putra dan putri agar tidak bermain di bantaran sungai guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

‎‎Diketahui, Sungai Cisimeut memiliki arus yang cukup deras serta sejumlah titik palung yang dalam, terlebih saat kondisi cuaca masih sering diguyur hujan.

‎Hingga Sabtu siang, korban diduga tenggelam masih belum ditemukan. Tim gabungan dari Basarnas Banten, BPBD Kabupaten Lebak, TNI-Polri, dan relawan masih terus melakukan pencarian menggunakan perahu karet serta penyelaman di beberapa titik.‎‎

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, melalui Kapolsek Rangkasbitung menegaskan bahwa proses pencarian akan terus dimaksimalkan hingga korban ditemukan.‎‎

“Kami akan terus berupaya maksimal sampai korban ditemukan,” tegas AKP Henri.‎‎

Sementara itu, Camat Kalanganyar Drs. Apip Saepudin mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam proses pencarian tersebut.

‎‎”Sinergi TNI-Polri, pemerintah kecamatan, BPBD, Basarnas, dan relawan menjadi bukti hadirnya negara di tengah masyarakat,” ujarnya.