Kota Blitar – Ada yang bilang, urusan keamanan itu berat. Tapi Polsek Sanankulon Polres Blitar Kota justru bikin suasana jadi senyaman ngopi di pinggir jalan. Dengan sachetan kopi hitam, mereka melaksanakan program bernama “Kopling Kamtibmas” —kependekan dari Kolaborasi Polisi Masyarakat yang dikemas ala-ala coffee shop, selasa (26/5/2026).

Bedanya, di sini tidak ada menu latte atau cappuccino. Yang ada malah:

Kopi L.I → Langsung Informasi. Diseduh untuk warga yang butuh kepastian hukum.
Kopi D.D → Duduk & Dengar. Untuk yang cuma mau didengar tanpa dihakimi.
Kopi D.D.S → Duduk, Dengar, Selesai. Plus solusi cepat dari polisi setempat.
Kopi Problem Solving → khusus yang pusing sama masalah RT/RW sampai tetangga resek.
Kopi Curhat Kamtib → menu favorit ibu-ibu: curhat bahaya preman, motor knalpot brong, sampai anak remaja kabur malam.
Kopi Rabu Berguru → teman ngopi sambil belajar sadar hukum.

“Jangan pikir ini program formal. Ini warung kopi darurat. Kami sediakan telinga, mereka bawa cerita. Biar masalahnya nggak numpuk di dada,” ujar anggota polsek sanankulon.

Yang bikin heboh tidak ada harga. Pengunjung cukup bayar dengan satu kalimat, “Pak, ini lho masalah di kampung saya…”terangnya.