Jakarta – Personel Koramil 02/Wih Pesam Kodim 0119/Bener Meriah bersama masyarakat dan tim relawan bergerak cepat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Desa Sukajadi dan Desa Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Senin (6/4).
Pembangunan ini difokuskan pada pemasangan batu beronjong sebagai fondasi utama guna memulihkan konektivitas antarwilayah.
Langkah darurat ini diambil sebagai respons atas rusaknya jembatan sebelumnya yang sempat melumpuhkan mobilitas warga.
Kerusakan tersebut berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan anak-anak sekolah di kedua desa tersebut.
Sinergi dan Gotong Royong di Lapangan Danramil 02/Wih Pesam, Kapten Inf Jan Suhardi, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesulitan rakyat.
Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi kunci utama percepatan pembangunan jembatan sementara ini.
“Pembangunan jembatan darurat ini adalah hasil kolaborasi antara TNI, masyarakat, dan relawan.
Kami menurunkan personel untuk bekerja bahu-membahu di lapangan agar proses pemasangan beronjong berjalan cepat dan efektif, sehingga roda perekonomian warga tidak terhenti terlalu lama,” ujar Kapten Inf Jan Suhardi.
Harapan Warga dan Pemulihan Ekonomi Keberadaan jembatan darurat ini menjadi solusi krusial sambil menunggu rencana pembangunan jembatan permanen dari pemerintah daerah.
Dengan terbukanya kembali akses ini, para petani kini dapat mengangkut hasil kebun mereka menuju pasar tanpa harus memutar jalan yang lebih jauh.
Imran (47), salah seorang warga Desa Sukajadi, menyampaikan apresiasinya atas bantuan personel TNI dan para relawan. “Kami sangat bersyukur.
Dengan adanya jembatan ini, kami tidak lagi kesulitan membawa hasil kebun dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ini sangat membantu kami yang sempat terisolasi,” ungkapnya.
Aksi gotong royong ini tidak hanya memulihkan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan Kodim 0119/Bener Meriah.
