Jayapura – Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Werijon, M.Han., secara resmi meresmikan jembatan baru di Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, Papua, Sabtu (7/3).

Infrastruktur ini merupakan bagian dari dukungan TNI Angkatan Laut terhadap program strategis nasional melalui Satgas Darurat Jembatan guna mempercepat pembangunan di wilayah timur Indonesia.

Pembangunan jembatan ini dinilai sebagai langkah krusial dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sarmi.

Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jembatan ini dipastikan akan mempermudah jalur distribusi logistik yang selama ini menjadi tantangan di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI (Mar) Werijon menekankan bahwa infrastruktur fisik adalah penggerak utama pembangunan wilayah.

“Jembatan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas logistik dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana vital dalam mendukung pemberdayaan wilayah pertahanan laut di wilayah kerja Kodaeral X,” tegas Dankodaeral.

Lebih lanjut, Jenderal bintang dua marinir ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memiliki rasa menjaga terhadap fasilitas publik tersebut.

Ia berharap jembatan ini dapat meningkatkan produktivitas ekonomi lokal serta mempererat hubungan silaturahmi antar-kampung di Distrik Bonggo.

Sentuhan Humanis untuk Pendidikan
Selain agenda peresmian, Mayjen TNI (Mar) Werijon juga menunjukkan sisi humanisnya dengan memberikan tali asih berupa sepatu sekolah kepada para guru dan siswa di SDN Krim Podena.

Aksi ini merupakan bentuk kepedulian TNI AL terhadap masa depan generasi muda di wilayah perbatasan dan terpencil.

“Sepatu ini adalah simbol perhatian dan semangat dari saya agar anak-anak di Bonggo Barat dapat bersekolah dengan lebih nyaman dan percaya diri dalam mengejar cita-cita mereka,” ungkap Werijon menutup rangkaian kegiatan.

Peresmian ini dihadiri oleh jajaran pejabat Kodaeral X, perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Sarmi, tokoh adat, serta masyarakat setempat yang menyambut antusias hadirnya akses jalan yang lebih baik di wilayah mereka.(*)