SERANG – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menegaskan tidak akan ada praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Hal ini ia sampaikan saat membuka Asesmen Metode Computer Assisted Competency Test (CACT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) bagi 2.000 aparatur sipil negara (ASN) di Hotel Kanaya Serang, Senin (11/8/2025).
“Asesmen ini untuk pemetaan potensi dan kompetensi ASN secara akurat, sekaligus memastikan promosi dan rotasi jabatan dilakukan secara profesional. Tidak ada titip-titipan, tidak ada jual beli jabatan. Jangan dekati saya, wakil bupati, atau BKPSDM. Fokus pada hasil asesmen,” tegas Zakiyah.
Program ini merupakan salah satu dari 10 prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, di bidang tata kelola pemerintahan. Tes ini bertujuan mengidentifikasi talenta terbaik, menyusun strategi pengembangan karier berbasis kompetensi dan kinerja, serta menerapkan sistem merit secara berkelanjutan.
Zakiyah meminta peserta menunjukkan kemampuan terbaik, menjadikan asesmen sebagai bahan evaluasi, dan berkomitmen membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. “Reformasi birokrasi bukan hanya soal sistem, tapi kualitas sumber daya manusianya,” ujarnya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Surtaman, menyebut asesmen ini akan memetakan pegawai menjadi kategori sangat potensial, potensial, cukup potensial, hingga kurang potensial. “Dengan begitu, penempatan jabatan akan lebih adil dan transparan,” katanya.
Asesmen diikuti 2.000 ASN, dibagi menjadi lima sesi dengan 400 peserta per hari, berlangsung 11–15 Agustus 2025. Turut hadir Kepala Kantor Regional III BKN Wahyu, Staf Ahli Bupati Serang Rahmat Setiadi, dan Sekretaris BKPSDM.
