Jakarta – Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengamanan intensif berupa Strong Point, Patroli Dialogis, dan Pengaturan Lalu Lintas (Gatur Lalin) di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polda Metro Jaya, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini bertujuan untuk memastikan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) tetap aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari.
Penanggung Jawab Kegiatan, AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa sebanyak 57 personel dikerahkan dan disebar ke berbagai titik rawan kepadatan serta lokasi publik yang menjadi pusat mobilitas warga.
“Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk mengatur arus kendaraan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman melalui patroli preventif dan dialogis.
Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Ricky Pranata Vivaldy.
Pengamanan Strong Point difokuskan pada tiga ikon ibu kota, yaitu Bundaran HI, Monas, Kota Tua, Sementara itu, pengaturan lalu lintas dilakukan secara masif di beberapa persimpangan penting yang kerap mengalami kepadatan arus kendaraan, di antaranya Simpang PAL, Simpang Perempatan Gunadarma, Simpang Universitas Indonesia, Simpang Leuwinanggung, hingga Simpang Perempatan Cikeas.
Selain mengatur lalu lintas, pada pukul 08.30 WIB, personel juga melakukan Patroli Dialogis.
Dalam sesi ini, petugas berinteraksi langsung dengan warga dan pengguna jalan untuk memberikan imbauan agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan menjaga ketertiban umum.
Berdasarkan laporan hasil kegiatan, situasi di seluruh titik pengamanan terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun kecelakaan lalu lintas.
Arus kendaraan terpantau lancar meskipun terdapat tantangan berupa peningkatan volume kendaraan pada jam sibuk serta kondisi cuaca yang berubah-ubah.
“Melalui sinergi petugas di lapangan dan kerja sama masyarakat yang kooperatif, potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan dicegah sejak dini,” tambah AKBP Ricky.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Baharkam Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan semangat “Siap Terlihat dan Bermanfaat.”
