Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menerima kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (13/4).

Pertemuan tingkat tinggi ini fokus membahas penguatan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai instrumen strategis nasional dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan.

Kedua menteri menekankan bahwa sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan Kopdes Merah Putih berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kapasitas produksi di tingkat akar rumput.

“Kopdes Merah Putih dipastikan akan menjadi instrumen penting untuk mencapai target penurunan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen di Indonesia,” ujar Menkop Ferry Juliantono.

Kopdes sebagai Offtaker dan Penggerak Ekonomi Menkop Ferry menjelaskan bahwa berdasarkan arahan Menko PM, Kopdes Merah Putih akan diposisikan sebagai offtaker atau pembeli siaga yang menyerap seluruh hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga kerajinan tangan. Hal ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan pasar bagi produk-produk lokal desa.

Selain itu, Kementerian Koperasi telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Sosial untuk mengintegrasikan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi anggota Kopdes.

Dengan bergabungnya penerima PKH, mereka tidak hanya mendapatkan pendampingan ekonomi, tetapi juga berhak menerima pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahun, sehingga mempercepat proses graduasi dari status keluarga miskin.

Mewujudkan Kemandirian Bangsa Menko PM Muhaimin Iskandar dalam pernyataannya menegaskan bahwa pemberdayaan melalui koperasi adalah misi besar pemerintah agar kapasitas produksi dalam negeri tumbuh pesat.

Ia berharap gerai-gerai Kopdes menjadi sarana pertumbuhan produktivitas masyarakat melalui produk berbasis ekonomi kreatif dan pertanian.

“Kopdes akan menggerakkan ekonomi kita agar siap menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri.

Kita akan terus mendorong agar koperasi meningkatkan kelembagaan yang siap bersaing di tengah pasar global yang menantang,” tegas Muhaimin.

Dalam kunjungannya tersebut, Menko PM juga meninjau sejumlah fasilitas publik di Kementerian Koperasi, termasuk Command Center Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Call Center, serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memantau data terkini perkembangan koperasi di seluruh Indonesia.