Bekasi – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Demokrasi Kebangsaan (PDK) Kota Bekasi bersama Serikat Reformasi Media Bekasi menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Musola Nurul Hikmah, Kampung Bulakan, Desa Tambun, Kabupaten Bekasi, Minggu (15/3/2026). Acara ini menjadi bagian dari rangkaian program kerja organisasi yang berfokus pada kegiatan sosial selama Ramadan.
Ketua DPD PDK Kota Bekasi Banter Adis, mengatakan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat iman dan ketakwaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara kader organisasi dengan masyarakat.
“Ramadan adalah bulan penuh keberkahan. Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat iman dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi, baik antar kader maupun dengan masyarakat, serta berbagi kepada sesama,” ujar Adis.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama dan santunan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan yang digelar di beberapa titik wilayah, di antaranya di Sumur Batu dan Desa Tambun, Kabupaten Bekasi.
Selain itu, kata Adis, pihaknya juga menggelar sejumlah kegiatan sosial lainnya seperti sahur on the road dan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di jalan.
“Buka puasa bersama dan santunan ini merupakan rangkaian inti kegiatan Ramadan kami. Selain itu kami juga mengadakan sahur on the road dan berbagi takjil kepada pejalan kaki maupun pengendara. Ini adalah bentuk kepedulian sosial dari pemuda untuk Indonesia,” jelasnya.
Adis juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan media partner yang telah mendukung sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur serta media partner yang telah mensupport kegiatan ini. Semoga ke depan kegiatan berbagi seperti ini bisa kami lakukan dengan porsi yang lebih besar lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DKM Musola Nurul Hikmah, Joko Turisno, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim serta dhuafa di musola tersebut.
Ia menjelaskan bahwa lokasi Musola Nurul Hikmah berada di wilayah pinggiran yang dikelilingi area persawahan sehingga belum banyak diketahui masyarakat luas.
“Musola Nurul Hikmah ini memang berada di pinggiran kota, di tengah hamparan sawah. Banyak orang yang belum mengetahui lokasi di sini, kecuali masyarakat sekitar atau mereka yang biasa datang untuk memancing,” ungkap Joko.
Joko juga berharap adanya perhatian dari berbagai pihak terhadap kondisi musola yang saat ini masih sangat sederhana.
“Musola kami ini bahkan belum memiliki kubah seperti kebanyakan musola pada umumnya. Atapnya masih menggunakan asbes sekadar untuk melindungi dari hujan. Kami berharap ke depan ada perhatian dari pemerintah maupun stakeholder lain yang berkenan membantu perbaikan musola ini,” pungkasnya.
