Istanbul, Turki – Naufal Ubaidillah, Presiden Global Youth Diplomacy Community in Türkiye (GYDCT), sukses menyelenggarakan Global South Film Festival 2026 di Çemberlitaş Gençlik Merkezi, Istanbul, Turki. Festival film internasional yang digagas langsung oleh Naufal sebagai Founder ini menjadi ruang kolaborasi bagi sineas, akademisi, dan generasi muda untuk memperkuat diplomasi budaya serta memperkenalkan narasi baru dari negara-negara Global South.
Global Youth Diplomacy Community in Türkiye merupakan organisasi pelajar internasional yang didirikan oleh mahasiswa dari berbagai negara yang sedang menempuh studi di Istanbul. Di bawah kepemimpinan Naufal Ubaidillah sebagai Presiden, organisasi ini aktif membangun kerja sama lintas negara melalui berbagai program diplomasi pemuda, kebudayaan, dan kepemimpinan global.
Mengusung semangat “Reframing the World Through Global South Narratives”, festival ini menghadirkan tujuh film karya para filmmaker dari Indonesia, Malaysia, Brasil, Costa Rica, dan Turki. Film-film yang ditayangkan mengangkat beragam isu mengenai identitas, perjuangan masyarakat, pembangunan, keadilan sosial, hingga dinamika politik dan budaya yang menjadi karakter khas negara-negara Global South.
Selain pemutaran film, festival juga menghadirkan sesi diskusi panel bertajuk “Reframing the World: Global South Narratives Through Cinema” yang mempertemukan sejumlah tokoh perfilman terkemuka Turki.
Panel ini menghadirkan:
- Abdullah Harun İlhan, filmmaker Turki yang karyanya pernah dipresentasikan dalam ajang Cannes Film Festival.
- Eren Özkaradeniz, filmmaker dan kreator film berbasis Artificial Intelligence yang dikenal sebagai salah satu pionir dalam pemanfaatan AI untuk industri perfilman.
- Ayşegül Selenga Taşkent, documentary filmmaker yang telah menghasilkan berbagai karya dokumenter mengenai isu sosial dan kemanusiaan.
Diskusi dipandu oleh Onur Varol, jurnalis dari TRT World, yang mengajak para panelis membahas bagaimana perfilman dapat menjadi instrumen soft power, diplomasi publik, serta medium untuk membangun perspektif baru mengenai negara-negara Global South di tengah dominasi narasi global.
