Ada 12 luka, ada waktu antara pertikaian dan eksekusi, pelaku tenang menyerahkan diri sambil membawa badik. Semua ini menunjukkan adanya unsur perencanaan. Kami menolak jika kasus ini hanya diseret ke pembunuhan biasa,” tegas Budiman

Pihak keluarga mendesak Polsek Tamalanrea dan jajaran Polda Sulsel untuk bersikap objektif, transparan, serta segera meninjau ulang penerapan pasal terhadap pelaku.

Kami minta keadilan untuk Malik. Jangan ada narasi menyesatkan di media. Korban tidak meninggal di tempat dan pelaku bukan keluarga dekat. Fakta harus dijaga agar penyidikan tidak bias,” tambahnya.